Blog

Pengertian Building Management dan Manfaatnya Bagi Pemilik Gedung

Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang pentingnya sistem pengelolaan gedung (Building Management System) dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kenyamanan penghuni sebuah gedung atau properti. Mulai dari konsep dasar hingga implementasi praktis, Anda akan mendapatkan wawasan yang komprehensif tentang manfaat dan penerapan building management dalam perawatan dan pengelolaan bangunan gedung. 

Dengan menggabungkan teknologi dan pengelolaan yang efektif, building management dapat membantu Anda menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk penghuni gedung serta meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

Baca juga: Apa Itu Site Plan? Fungsi, Contoh, dan Regulasinya

Apa yang dimaksud dengan building management atau manajemen gedung?

Building management adalah aktivitas yang melibatkan pengelolaan semua kebutuhan yang terkait dengan sebuah gedung atau properti. Hal ini meliputi jasa pengelolaan gedung, sistem-sistem teknis seperti HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning), sistem keamanan gedung, fasilitas, layanan kebersihan, dan aspek lain yang mempengaruhi operasi dan meningkatkan kenyamanan penghuni gedung.

Selain menjalankan tugas sehari-hari, pengelolaan gedung juga penting untuk memastikan bahwa kondisi aset gedung tetap terjaga untuk jangka waktu yang panjang. Dengan demikian, perawatan dan pemeliharaan rutin menjadi bagian integral dari tugas building management.

Manfaat implementasi building management bagi perusahaan

Manfaat building management bagi pemilik gedung misalnya untuk perusahaan yang bergerak di bidang properti apartemen, antara lain dapat meningkatkan nilai properti, efisiensi operasional, meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kepuasan penghuni, selain itu dengan menggunakan building management diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mengurangi biaya pemeliharaan jangka panjang. 

Dengan pengelolaan yang baik, pemilik dapat menarik penyewa atau pembeli potensial dengan fasilitas yang lebih baik, meningkatkan tingkat okupansi, dan memperoleh pendapatan yang lebih stabil dari sewa atau penjualan unit. Selain itu, building management dapat membantu pemilik dalam menjaga dan meningkatkan kondisi fisik gedung, mengurangi risiko kerusakan atau kecelakaan, serta memastikan bahwa operasional gedung berjalan dengan lancar sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Jenis-jenis layanan building management

Building management memiliki berbagai jenis service yang ditawarkan, layanan tersebut dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan kompleksitas gedung atau sesuai kebutuhan perusahaan. Namun secara umum, beberapa layanan yang seringkali menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab divisi building management meliputi sebagai berikut:

1. Pemeliharaan gedung

Bertanggung jawab untuk menjaga kondisi fisik gedung tetap baik dengan melakukan perawatan rutin dan pemeliharaan preventif terhadap infrastruktur gedung, seperti atap, dinding, lantai, dan sistem utilitas gedung.

Aktivitas building management di Apartemen Akasa yang sedang membersihkan kaca gedung apartemen
Pemeliharaan dinding dan jendela apartemen

Selain itu, pemeliharaan gedung juga mencakup pemeriksaan dan perbaikan atas kerusakan atau keausan, serta melakukan tindakan preventif untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Tujuan utama dari tugas pemeliharaan gedung adalah untuk memastikan bahwa gedung tetap aman, nyaman, dan dapat digunakan dengan baik oleh penghuninya.

2. Pengelolaan kebersihan gedung (Cleaning Service)

Seorang cleaning service sedang membersihkan lantai apartemen
Aktivitas cleaning service

Tugas cleaning service gedung meliputi berbagai aktivitas untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di dalam gedung. Misalnya merencanakan, mengawasi, dan mengkoordinasikan layanan cleaning dan pemeliharaan gedung, termasuk pembersihan lantai, jendela, toilet, dan pengelolaan limbah. Sehingga dapat menciptakan lingkungan di property building yang bersih, sehat, dan nyaman bagi penghuninya.

3. House keeping

Housekeeper memiliki tugas yang meliputi kegiatan pemeliharaan dan kebersihan ruangan atau fasilitas seperti kamar hotel, kantor, atau apartemen. Aktivitas tersebut meliputi membersihkan, merapikan, dan menata ruangan serta melakukan tugas dasar seperti mencuci piring, membersihkan lantai, mengganti sprei, dan menyediakan perlengkapan mandi. 

4. Pengelolaan keamanan

Tugas keamanan meliputi berbagai aktivitas untuk menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan di dalam gedung. Contohnya pengawasan dan pemantauan sistem keamanan seperti CCTV, alarm kebakaran, dan akses kontrol. Selain itu, pengelolaan keamanan gedung juga melibatkan perencanaan dan pelaksanaan prosedur darurat, seperti evakuasi dalam situasi bahaya atau keadaan darurat lainnya.

Pada intinya, pengelola keamanan harus membuat lingkungan yang aman dan nyaman bagi penghuninya serta mencegah potensi ancaman atau kejadian yang membahayakan keselamatan.

5. Manajemen fasilitas dan aset

Memelihara gedung dengan mengelola fasilitas umum seperti lift, sensor, penerangan, tangga darurat, pengoperasian parkir, area rekreasi, area taman, dan ruang pertemuan untuk memastikan ketersediaan dan keamanan penggunaan fasilitas tersebut.

Pekerja sedang merawat tanaman di area taman apartemen
Perawatan tanaman di area taman

Selain itu tanggung jawabnya termasuk mengelola inventaris dan pemeliharaan aset gedung, misalnya peralatan, perabot, dan perlengkapan untuk memastikan umur pakai yang optimal dan menghindari kehilangan atau kerusakan.

6. Manajemen energi

Memantau dan mengoptimalkan penggunaan energi gedung untuk mengurangi konsumsi energi dan biaya operasional, termasuk pengaturan sistem HVAC, pencahayaan, dan fasilitas lainnya yang mengkonsumsi daya energi. 

Tujuan utama dari tugas manajemen energi adalah untuk mengurangi konsumsi energi berlebih, menghasilkan penghematan biaya operasional, dan mengurangi dampak lingkungan sekaligus menjaga kinerja sistem terhadap permintaan energi.

7. Manajemen anggaran

Membuat dan mengelola anggaran untuk semua kegiatan operasional dan pemeliharaan gedung, termasuk perencanaan biaya, pengadaan, dan pemantauan pengeluaran.

Manajemen anggaran harus memastikan penggunaan dana yang efisien dan efektif, serta memastikan bahwa perusahaan dapat mencapai tujuan mereka dengan sumber daya yang tersedia.

8. Komunikasi dan pelaporan

Berinteraksi dengan penghuni unit gedung, pemilik, dan pihak terkait lainnya untuk menyampaikan informasi penting, menanggapi keluhan atau permintaan, serta menyediakan laporan berkala tentang kondisi gedung dan kegiatan operasional.

Peran krusial Building Manager dalam mengelola gedung

Seorang Building Manager harus memiliki kemampuan manajerial yang baik, serta pengetahuan menyeluruh tentang berbagai aspek yang terkait dengan gedung yang dikelolanya. Hal ini penting agar pengelolaan gedung dapat dilakukan secara optimal dan efisien.

Selain itu peran tersebut memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa gedung berfungsi dengan baik, aman, nyaman, dan efisien dalam penggunaan sumber daya. Kegiatan yang melibatkan perawatan gedung, perbaikan, pengawasan layanan kontraktor, pengelolaan anggaran, serta merencanakan dan mengkoordinasi berbagai kegiatan yang terkait dengan operasi gedung.

Berikut ini gambaran tugas dan peran dari seorang building manager:

  1. Mengelola anggaran untuk pemeliharaan gedung
  2. Menyusun prosedur operasi standar (SOP) untuk penyelamatan, seperti jalur evakuasi dan titik kumpul dalam situasi darurat
  3. Bertanggung jawab atas pengawasan terhadap keamanan dan higienitas lingkungan gedung
  4. Melakukan perencanaan dan penjadwalan untuk pengelolaan kebersihan, keamanan, dan pemeliharaan gedung
  5. Mengatur jadwal untuk perbaikan, penambahan, dan penghapusan infrastruktur gedung
  6. Memastikan bahwa pencahayaan, rambu, marka, dan penanda lainnya berfungsi optimal dan mudah dimengerti oleh pengunjung gedung
  7. Mencatat, mengevaluasi, dan menindaklanjuti kebutuhan penghuni properti gedung yang dikelola
  8. Memastikan bahwa gedung dan sistem manajemen operasinya mematuhi semua regulasi, standar keselamatan, dan peraturan hukum yang berlaku, termasuk perizinan dan inspeksi rutin.

Demikian artikel pembahasan mengenai building management, semoga pengetahuan yang di dapatkan dapat memberikan gambaran bagi Anda mengenai seberapa pentingnya penerapan building management bagi perusahaan.

Dwijaya Karya

Pengembang properti perumahan, apartemen, komplek komersial dan properti real estate lainnya yang terpercaya di Indonesia lebih dari 10 tahun.

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker